
Peningkatan kapasitas mesin pada Vespa Sprint Tech 2026 bukan cuma soal tenaga, tapi juga berdampak langsung pada efisiensi bahan bakar. Dari hasil pengujian saya, skutik bergaya klasik ini justru mampu mencatat konsumsi BBM yang tergolong irit untuk ukuran mesin yang kini lebih besar. Sebagai gambaran, mesin terbaru Vespa Sprint Tech kini naik dari sebelumnya 150 cc menjadi 180 cc. Dampaknya, tenaga ikut terdongkrak dari 8,9 kW atau sekitar 11,9 Tk menjadi 11 kW atau setara 14,7 Tk.
Torsinya juga meningkat dari 12,7 Nm menjadi 13,7 Nm. Secara keseluruhan, ada peningkatan performa sekitar 24 persen, membuat karakter mesin terasa lebih bertenaga, terutama di putaran bawah.
Menariknya, peningkatan kapasitas ini bukan sekadar mengejar performa. Ada strategi di baliknya, yakni untuk menghadapi regulasi emisi yang semakin ketat. Dengan kapasitas mesin lebih besar, torsi bisa keluar lebih awal di putaran rendah, sehingga mesin tidak perlu bekerja terlalu keras atau berputar tinggi. Efeknya, pembakaran jadi lebih efisien dan emisi gas buang bisa ditekan.
Secara teknis, konfigurasi bore dan stroke mesin ini disebut-sebut mirip dengan milik Aprilia SRGT. Bedanya, Vespa masih mempertahankan sistem pendingin berbasis kipas, sementara Aprilia sudah menggunakan radiator. Meski begitu, karakter mesin Vespa tetap disetel untuk kenyamanan berkendara khas skutik premium. Lalu bagaimana dengan konsumsi BBM-nya? Berdasarkan pengujian menggunakan metode full to full dengan BBM RON 92, Vespa Sprint Tech 2026 mampu mencatat rata-rata angka konsumsi hingga 39,2 km per liter.
Pengujian dilakukan dengan rute kombinasi melewati kemacetan dan jalan lancar di jalur Bogor–Jakarta–Bogor sejauh kurang lebih 70 kilometer, dengan satu orang pengendara. Hasil ini tergolong impresif. Untuk ukuran skutik dengan mesin 180 cc, konsumsi di kisaran 39,2 km per liter sangat efisien. Dengan kapasitas tangki BBM sebesar 7,5 liter, secara matematis skutik ini bisa menempuh jarak hingga 294 Km.
Artinya, meski kapasitas mesin meningkat dan performa lebih tinggi, Vespa tetap mampu menjaga efisiensi bahan bakar di level yang rasional.
Peningkatan kapasitas mesin pada Vespa Sprint Tech 2026 bukan cuma soal tenaga, tapi juga berdampak langsung pada efisiensi bahan bakar. Dari hasil pengujian saya, skutik bergaya klasik ini justru mampu mencatat konsumsi BBM yang tergolong irit untuk ukuran mesin yang... selengkapnya
Vespa, skuter legendaris asal Italia, terus mempertahankan posisinya sebagai simbol gaya hidup sekaligus inovasi mobilitas urban selama lebih dari delapan dekade. Melalui paparan terbaru, PT Piaggio Indonesia menyoroti perjalanan panjang Vespa, mulai dari model pionir hingga inovasi terkini yang memadukan... selengkapnya
Belum ada komentar